Bagi gua mengembalikan MOOD itu penting agar emosi kita bisa terjaga dengan baik.Salah satu cara mengembalikan MOOD gua dengan cara menggambar sesuai imajinasi lu pengen terlebah entar gambar lu jelek atau bagus, relatif dah itu.Ada hal yang menarik dari hasil menggambar gua ini,ketika gua post di twitter komen2 dari kawan2 pun beragam ada yg bilang "Bunglon iluminati',bukan dong dah dikira gua pengikut aliran fremason yang mendunia.Mungkin dia mengira karena gua sering gambar simbol mata satu,yang "merupakan simbol dari aliran fremason''.Oke lanjut deh, ada kawan pun menimpa komen dengan nada"kasih filosofisnya dong",ya gua jawab dong "maknain sendiri lah,tetapi pastikan imajinasi diri lo seluas 5 samudera yang ada didunia''.Tanpa dinanya kawanpun menimpali komen lagi yang gila filosofisnya lebih dari gua,kira2 isinya begini mengutip dari apa yang seorang kawan komen "Bunglon mengartikan bahwa kita hidup disuatu daerah harus menyesuaikan kehidupan didaerah tsb, sementar kepala ikan adalah walapun tadinya utuh setelahdimakan dan tersisia kepala ikan pun msh dibutuhkan makhluk lain",mungkin receh si tapi itu real loh dan nyata terjadi.Awanya si tadi gua bikin itu dengan anggapan bahwa bunglon itu yg berubah2 warna itu merujuk keperilaku orang yg berubah tanpa bisa jadi dirinya.Dan tengkorak ikan itu mempunyai filosofis bahwa:"siapa sih yg gak tau tengkorak ikan atau kasarnya tulang belulang ikan yg sudah dimakan pastinya dibuang tanpa dihiraukan lagi gitu,tetapi makna dari tengkorak ikan itu maksudny dalam mengenal seseorang itu tidak cukup satu kali apalagi klo sudah mengangkut body shimming,pasti orang sudah berprasangka dulu yg enggak2 lah". Kalau diambil benang merah antara Chameleon X Fish Skull ''Berkenalanlah dengan siapapun dimana pun kapan pun berada tanpa embel2 apapun yg melekat.Kita loh sama sebelum saling mengenal yaitu sejajar.Janganlah sekali pun berpikiran negatif dengan seseorang yang baru lo kenal,sebelum bener2 lo deket, tidak lupa jadilah diri sendiri dimanapun berada.Hilangkanlah istilah kacang lupa kulitnya".
Tetapi ada hal yang menarik lagi,kalau lo jeli yak.Bahwa filosofi atau makna gua dan kawan gua berbeda disadari atau enggak MOOD disitu mempengaruhi loh. Gua memaknai gambar itu dari kelisahan gua atau moodnya gak baik jadi wajar ketika gua melontarkan filosifi kek gitu.Berbalik lagi dengan kawan gua yang moodnya lagi baik,dia memaknai gambar itu lebih luas,salut gua hampir tak terlintas dipikiran gua.
Kalau boleh berkata sesuatu tentang Mood :''Benahi mood lo,sebelum lo berkata atau melakukan sesuatu''.
Akhirkata, Cintailah mood lu sebelum mencintai seseorang''(Btw,dah kayak kata2 yang ada dibuku kenangan waktu SMP.Wkwk).
Malang,15:11:19

Komentar
Posting Komentar